TUGAS PERTEMUAN 5

Nama            : Asep Nuramdan

NIM              : 12207031

Kelas             : 12.4A.14

TOPOLOGI JARINGAN

1. Topologi Ring

Topologi jenis ini menghubungkan satu host ke host setelah dan sebelumnya. Secara fisik jaringan ini berbentuk ring (lingkaran).


                  Contoh gambar topologi ring

Topologi ring juga merupakan topologi jaringan dimana setiap titik terkoneksi ke dua titik lainnya, membentuk jalur melingkar membentuk cincin. Pada topologi cincin, komunikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan. Jaringan FDDI mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data searah jarum jam dan berlawanan dengan arah jarum jam secara bersamaan.
Kelebihan:
– Hemat kabel
– Biaya instalasi topologi ring cenderung lebih murah
– Mudah dalam hal perancangan dan pengimplementasiannya

Kekurangan:
– Peka kesalahan
– Pengembangan jaringan lebih kaku
– Kinerja komunikasi dalam jaringan topologi ring sangat bergantung dengan jumlah titik atau node yang terdapat dalam jaringan. Semakin banyak titik tentu akan semakin lama proses pengiriman datanya.

2. Topologi Dual Ring

Untuk cara kerjanya sendiri, pada topologi dual ring sama seperti topologi ring akan tetapi topologi dual ring  setiap node memiliki 2 Sehingga setiap perangkat nantinya dapat bekerja sama untuk mendapatkan sinyal dari sebelumnya dan diteruskan ke node yang selanjutnya. Pada proses penerimaan sinyal serta penerusan sinyal data akan dibantu dengan alat yang bernama token. Selain itu topologi dual ring berfungsi sebagai backup transmission jika salah 1 node pada topologi tersebut tidak berfungsi

dual-ring-network
             Contoh gambar topologi dual ring

Berikut ini beberapa kelebihan dan kekurangan dari topologi dual ring, antara lain adalah:

Kelebihan : 

- Bisa sebagai backup transmission jika salah 1 node pada topologi tersebut tidak berfungsi/rusak.
- Terminator tidak diperlukan.

Kekurangan : 

- Lebih Boros Kabel Saat Pengimpletansi Topologi ini cukup sulit , karena harus mengatur arah data agar tidak terjadi collison

3. Topologi Bus

Apa itu topologi bus? Pengertian Topologi Bus adalah suatu metode atau cara untuk menghubungkan dua atau lebih komputer secara serial, dengan memakai kabel utama sebagai center atau pusat lalu lintas data. Topologi bus umumnya dipakai pada jaringan berskala kecil dimana semua perangkat jaringan terhubung dengan kabel tunggal yang disebut dengan bus.

Topologi bus menggunakan konektor T dan BNC serta sebuah terminator. Untuk media transmisi datanya, topologi bus menggunakan jenis kabel Coaxial. Sesuai namanya, desain rangkaian tipe jaringan ini mirip seperti ruangan di dalam bus


                    Contoh gambar topologi bus

Topologi bus terlihat pada skema di atas. Terdapat kelebihan dan kekurangan dari tipe ini yaitu:
Kelebihan :
– Hemat kabel
– Layout kabel sederhana
– Mudah dikembangkan
Kekurangan :
– Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
– Kepadatan lalu lintas
– Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak bisa berfungsi.
– Diperlukan repeater untuk jarak jauh

4. Topologi Star

Topologi Star atau topologi bintang adalah suatu metode atau cara untuk menghubungkan dua atau lebih komputer dengan jaringan yang berbentuk bintang (star), dimana topologi jaringan berupa kovergensi dari node tengah ke setiap node/ pengguna, sehingga semua node atau titik terkoneksi dengan node tengah tersebut.

          Contoh gambar topologi star

Kelebihan :
– Paling fleksibel
– Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian jaringan lain
– Kontrol terpusat
– Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan
– Kemudahaan pengelolaan jaringan
Kekurangan :
– Boros kabel
– Perlu penanganan khusus
– Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis

5. Topologi Mesh

Topologi Mesh adalah suatu topologi yang memang didisain untuk memiliki tingkat restorasi dengan berbagai alternatif rute atau penjaluran yang biasanya disiapkan dengan dukungan perangkat lunak atau software. Komponen utama yang digunakan dalam topologi mesh ini adalah Digital Cross Connect (DXC) dengan satu atau lebih dari dua sinyal aggregate, dan tingkat cross connect (koneksi persilangan) yang beragam pada level sinyal SDH. Topologi jaringan mesh ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh. Jumlah saluran ini harus disediakan untuk membentuk suatu jaringan topologi mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, dengan n adalah jumlah sentral). Tingkat kerumitan yang terdapat pada jaringan mesh ini sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang. Dengan demikian disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.


Contoh gambar topologi mesh

Kelebihan :
– Apabila ada salah satu jalur pada komputer putus, komputer masih dapat berhubungan dengan jalur yang lain.
– Pengiriman dan pemrosesan data yang  terbilang cepat

Kekurangan :
– Penggunaan ethernet dan kabel yang banyak sehingga dibutuhkan dana yang besar
– Instalasi dan konfigurasi yang rumit dan sulit

6. Topologi Tree

Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral denganhirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi.

Contoh gambar topologi tree

Topologi pohon dimulai dari suatu titik yang disebut “headend”. Dari headend beberapa kabel ditarik menjadi cabang, dan pada setiap cabang terhubung beberapa terminal dalam bentuk bus, atau dicabang lagi hingga menjadi rumit.

Kelebihan:
– Scalable, level-level dibawah level utama dapat menambahkan node baru dengan mudah.
– Koneksi terjadi secara point to point.
 Manajemen mudah karena mudah melakukan identifikasi dan isolasi kesalahan dalam jaringan.
 Mudah di kembangkan.

Kekurangan :
– Karena bercabang maka diperlukan cara untuk menunjukkan kemana data dikirim, atau kepada siapa transmisi data ditujukan.
– Perlu suatu mekanisme untuk mengatur transmisi dari terminal terminal dalam jaringan.

7. Topologi Hybrid

Pengertian topologi hybrid adalah gabungan dari dua atau lebih topologi jaringan yang berbeda model sehingga menjadi suatu bentuk baru pada sebuah jaringan computer .

Gambar-Topologi-Hybrid
                                    Contoh gambar topologi hybrid

Kelebihan : 

– Apabila terjadi gangguan pada salah satu node, tidak akan menggangu kinerja keseluruhan jaringan pada topologi jaringan hybrid.
– Dapat berkerja dengan lebih baik walaupun lalu lintas data pada jaringan berbeda.
– Untuk mengembangkan topologi hybrid ini, dapat dilakukan dengan mudah tanpa merubah apapun dari topologi yang sudah ada.
– Dapat digunakan untuk menggabungkan model topologi jaringan apapun.
– Lebih fleksibel dibandingan model topologi yang lain, sehingga dapat disesuaikan untuk keperluan pada lingkungan jaringan yang berbeda

Kekurangan :

– Pengolahan jaringan pada topologi hybrid tergolong rumit, hal ini karena topologi jaringan hybrid merupakan gabungan dari beberapa model topologi yang berbeda.
– Untuk mengkonfigurasi dan instalasi topologi jaringan ini tergolong lebih sulit, dibutuhkan kesabaran dan ketelitian dalam konfigurasi dan instalasi jaringan komputer.
– Biaya yang dibutuhkan untuk membangunnya tergolong mahal, hal ini disebabkan oleh kebutuhan kabel yang cukup banyak

Komentar